<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8158690303040488115</id><updated>2012-02-15T23:43:50.396-08:00</updated><title type='text'>Prudential</title><subtitle type='html'>Always Listening Always Understanding</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://rumah88.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8158690303040488115/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah88.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Ryad Kusuma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03288442940468315321</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://bp3.blogger.com/_h9_o-NICGEo/Rcva80_zsdI/AAAAAAAAAAM/Rl6JvGls9cs/s400/uluwatu3a.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>6</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8158690303040488115.post-6998830967077042512</id><published>2011-10-06T01:11:00.000-07:00</published><updated>2011-10-13T01:13:44.526-07:00</updated><title type='text'>Pilih bunga tabungan 1% per tahun atau yang 20% ?</title><content type='html'>Coba anda teliti sekali lagi, berapa bunga tabungan yg anda peroleh? Mungkin ada yang 2%, ada yang 3%, tapi di salah satu bank besar hanya 1 koma sekian %. Dan itu per tahun lho, masih potong pajak pula.&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kalo anda menabung 100 juta di bank, berarti dapatnya hanya sekitar 100 ribuan per bulan. Sedih ya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Walau begitu, jumlah deposito dan tabungan di Indonesia selalu meningkat dari bulan ke bulan. Data Lembaga Penjamin Simpanan bulan Juni 2011 menyebutkan jumlah deposito mencapai 1127 trilyun, naik 13 trilyun dari bulan sebelumnya. Sementara jumlah tabungan mencapai 754 trilyun, naik hampir 13 trilyun dari bulan sebelumnya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kenapa begitu ? Kalau saya pikir mungkin karena banyak penabung yang tidak memperoleh informasi yang tepat dimana mereka harus menabung.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;Kalau ada tempat dimana dengan uang tabungan 100 juta anda bisa memperoleh rata-rata 20 juta per tahun bebas pajak, apakah anda masih mempertahankan uangnya di tempat yg lama?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Untuk konsultasi detail silahkan hubungi saya di 0812 9573 739.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8158690303040488115-6998830967077042512?l=rumah88.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8158690303040488115/posts/default/6998830967077042512'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8158690303040488115/posts/default/6998830967077042512'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah88.blogspot.com/2011/10/pilih-bunga-tabungan-1-per-tahun-atau.html' title='Pilih bunga tabungan 1% per tahun atau yang 20% ?'/><author><name>Ryad Kusuma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03288442940468315321</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://bp3.blogger.com/_h9_o-NICGEo/Rcva80_zsdI/AAAAAAAAAAM/Rl6JvGls9cs/s400/uluwatu3a.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8158690303040488115.post-2371771738427246473</id><published>2011-10-05T00:33:00.000-07:00</published><updated>2011-10-13T03:21:02.304-07:00</updated><title type='text'>Sudah punya asuransi, buat apa beli lagi ?</title><content type='html'>Saya sudah punya asuransi, buat apa beli lagi ?&lt;br /&gt;Alasan itu beberapa kali saya dengar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita kembali ke tujuan membeli asuransi, untuk meminimalisir dampak finansial yg dialami keluarga jika kita sebagai pencari nafkah mengalami resiko, maka pertanyaannya adalah apakah asuransi yg kita beli sudah cukup untuk meng-cover dampak finansial yg terjadi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Jika kita punya rumah yg saat ini bernilai 500 juta, tentunya sekarang kita akan membeli polis asuransi kebakaran senilai 500 juta. Jika 5 tahun kemudian nilai rumah meningkat menjadi 1 milyar, apakah kita tetap membeli polis senilai 500 juta? Tentunya kita tidak mau jika terjadi kebakaran hanya mendapat penggantian 500 juta, maunya minimal ya 1 milyar, kalau bisa lebih.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga diri kita, ada harga yg melekat dalam diri kita. Cara termudah untuk menilainya adalah dari penghasilan bulanan yang diterima. Jika penghasilan bulanan kita adalah 10 juta, jika kita meninggal apakah keluarga kita bisa tetap memperoleh penghasilan sebesar 10 juta ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memastikan agar keluarga tetap memperoleh penghasilan 10 juta / bln, dengan mempertimbangkan bunga deposito yg hanya 5%, kita harus memiliki asuransi senilai 2,4 milyar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika nilai asuransi kita kurang dari 2,4 milyar berarti kita harus beli polis baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sejalan dengan waktu, nilai asuransi yg kita miliki harus terus disesuaikan&lt;/b&gt;. Karena penghasilan kita terus bertambah, kebutuhan juga terus bertambah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dibiarkan stagnan, berarti sama saja dengan memiliki rumah senilai 500 juta tapi hanya memiliki polis kebakaran senilai 100 juta. Pada saat terjadi resiko, kita akan tekor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk konsultasi lebih detail silahkan hubungi 0812 9573 739.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8158690303040488115-2371771738427246473?l=rumah88.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8158690303040488115/posts/default/2371771738427246473'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8158690303040488115/posts/default/2371771738427246473'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah88.blogspot.com/2011/10/sudah-punya-asuransi-buat-apa-beli-lagi.html' title='Sudah punya asuransi, buat apa beli lagi ?'/><author><name>Ryad Kusuma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03288442940468315321</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://bp3.blogger.com/_h9_o-NICGEo/Rcva80_zsdI/AAAAAAAAAAM/Rl6JvGls9cs/s400/uluwatu3a.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8158690303040488115.post-3508462630452864637</id><published>2011-10-04T23:28:00.000-07:00</published><updated>2011-10-13T00:08:45.816-07:00</updated><title type='text'>Jaminan penghasilan yang sama dengan sekarang</title><content type='html'>Banyak kasus dimana kehidupan keluarga menjadi sulit setelah kepala keluarga pensiun atau wafat karena ketiadaan sumber penghasilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebetulnya kita sudah berusaha mengantisipasi hal ini dengan berbagai cara. Sebagian orang melakukannya dengan menabung. Tapi apakah cukup hanya dengan menabung? Kita lihat contoh dibawah (perhitungannya disederhanakan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andi, 22 tahun, sekarang memiliki penghasilan 10 jt / bln, bisa menabung 1 jt / bln.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika dia sukses menabung di deposito selama 33 tahun sampai usia pensiun 55 thn maka tabungan yg terkumpul hanya 860 juta (asumsi bunga 5%, potong pajak, potong admin bank).&amp;nbsp;Jika di depositokan dgn bunga 5%, hasilnya hanya 3,6 jt / bln. Turun jauh dari penghasilan sekarang. Konsekwensinya gaya hidup keluarga harus diturunkan. Berat? Pasti...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi berapa tabungan yg harus dimiliki Andi agar penghasilannya saat pensiun minimal sama dengan penghasilannya saat ini? 10 jt * 12 / 5% = &amp;nbsp;2,4 milyar. Itu adalah target tabungan Andi saat pensiun. Dengan dana deposito 2,4 milyar, Andi akan menerima hasil 10 jt setiap bulannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika targetnya 2,4 milyar, berarti Andi harus menabung minimal 3 juta setiap bulan selama 33 tahun. Mungkin dilakukan, tapi pasti sangat berat dan butuh disiplin tinggi, karena yg ditabung mendekati 30% penghasilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menabung 33 tahun bukan waktu yang sebentar, banyak resiko yang bisa terjadi. Bisa saja Andi mengalami sakit / cacat dan tidak bisa bekerja. Atau resiko terburuk, Andi wafat sebelum usia 55. Tentunya tabungannya akan lebih kecil dari 2,4 milyar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ingin cara yg lebih mudah? Bandingkan dengan menabung di Prudential dibawah ini :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;- menabungnya cukup 1 juta saja sebulan.&lt;br /&gt;- lama menabungnya tidak perlu 33 tahun, cukup 10 tahun saja&lt;br /&gt;- jika Andi meninggal ahli waris akan memperoleh 2,4 milyar yg jika didepositokan akan memberi penghasilan yg sama dengan penghasilan Andi sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih murah, lebih singkat, hasilnya pasti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungi HP saya di 0812 9573 739 untuk konsultasi lebih detail.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8158690303040488115-3508462630452864637?l=rumah88.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8158690303040488115/posts/default/3508462630452864637'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8158690303040488115/posts/default/3508462630452864637'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah88.blogspot.com/2011/10/jaminan-penghasilan-yang-sama-dengan.html' title='Jaminan penghasilan yang sama dengan sekarang'/><author><name>Ryad Kusuma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03288442940468315321</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://bp3.blogger.com/_h9_o-NICGEo/Rcva80_zsdI/AAAAAAAAAAM/Rl6JvGls9cs/s400/uluwatu3a.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8158690303040488115.post-517540223284818586</id><published>2011-10-03T22:53:00.000-07:00</published><updated>2011-10-12T22:55:21.396-07:00</updated><title type='text'>Lipatgandakan dana warisan</title><content type='html'>Selama ini mungkin kita hanya memahami bahwa asuransi hanya sebagai proteksi, untuk jaga-jaga mengurangi dampak finansial jika sesuatu berjalan tidak sesuai rencana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebetulnya ada manfaat lain dari asuransi, yaitu menggandakan dana warisan dengan mudah dan pasti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita lihat contoh kasus Bapak A, usia 64, memiliki dana warisan 1 milyar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan usia yang tergolong lanjut, tentunya agak sulit bagi bapak A untuk meningkatkan nilai dana warisan tsb dalam waktu singkat. Bapak A membutuhkan satu cara yg tidak membutuhkan banyak pemikiran, tenaga dan dengan resiko yg minimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu cara yg mungkin adalah dengan menempatkan dana tsb di asuransi Prudential, sesederhana itu. Jika bapak A wafat pada usia 65, maka ahli waris akan langsung menerima dana dengan nilai minimal sekitar 2,4 milyar. &lt;b&gt;Lebih dari 2 kali lipat dana awal&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silahkan hubungi HP saya di 0812 9573 739 untuk konsultasi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8158690303040488115-517540223284818586?l=rumah88.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8158690303040488115/posts/default/517540223284818586'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8158690303040488115/posts/default/517540223284818586'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah88.blogspot.com/2011/10/lipatgandakan-dana-warisan.html' title='Lipatgandakan dana warisan'/><author><name>Ryad Kusuma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03288442940468315321</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://bp3.blogger.com/_h9_o-NICGEo/Rcva80_zsdI/AAAAAAAAAAM/Rl6JvGls9cs/s400/uluwatu3a.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8158690303040488115.post-3754949248944323390</id><published>2011-10-02T21:58:00.000-07:00</published><updated>2011-10-12T22:54:47.916-07:00</updated><title type='text'>Asuransi gratis</title><content type='html'>Salah satu alasan kenapa kita sering menolak asuransi : biayanya mahal...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah dengar teman yang terkena serangan jantung dan harus segera dioperasi dengan biaya 100 juta?&lt;br /&gt;Lebih murah yang mana :&lt;br /&gt;- membayar biaya operasi 100 juta ?&lt;br /&gt;- atau menabung 300 ribu / bln, dan saat kita terkena serangan jantung akan diberi uang 100 juta utk biaya operasi, sementara itu uang tabungan kita yang 300 ribu / bln saldonya tidak berkurang, malah terus bertambah dengan return rata2 yang jauh lebih besar daripada kalau ditabung di bank ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah dengar teman yang mendahului kita menghadap Yang Maha Kuasa dan meninggalkan istri yang tidak bekerja dan anak-anak masih kecil yang butuh biaya sekolah tidak sedikit?&lt;br /&gt;Lebih enak yang mana :&lt;br /&gt;- Istri harus mulai mencari pekerjaan ?&lt;br /&gt;- Menjual harta warisan satu persatu utk melanjutkan hidup ?&lt;br /&gt;- Keluarga tetap memperoleh 100% penghasilan almarhum suami seumur hidup hanya dengan menyisihkan sebagian sebagian penghasilan suami saat masih hidup ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebetulnya biaya asuransi tidak mahal, jika kita menyadari manfaat apa yang akan kita peroleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Dan kabar baiknya, kita bahkan dapat berasuransi dengan gratis&lt;/b&gt;. Semua biaya yang kita keluarkan akan kembali sejak tahun pertama atau kedua. Tahun selanjutnya tinggal ambil untungnya saja, gratis asuransi seumur hidup :&lt;br /&gt;- jika anda sakit biaya RS akan dibayari,&lt;br /&gt;- jika anda sakit akan diberi santunan,&lt;br /&gt;- jika anda cacat akan diberi santunan,&lt;br /&gt;- jika anda meninggal akan diberi santunan,&lt;br /&gt;- tabungan akan dibayari setiap bulan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silahkan hubungi HP saya di 0812 9573 739 untuk konsultasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8158690303040488115-3754949248944323390?l=rumah88.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8158690303040488115/posts/default/3754949248944323390'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8158690303040488115/posts/default/3754949248944323390'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah88.blogspot.com/2011/10/asuransi-gratis.html' title='Asuransi gratis'/><author><name>Ryad Kusuma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03288442940468315321</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://bp3.blogger.com/_h9_o-NICGEo/Rcva80_zsdI/AAAAAAAAAAM/Rl6JvGls9cs/s400/uluwatu3a.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8158690303040488115.post-5537158526865847296</id><published>2011-10-01T21:26:00.000-07:00</published><updated>2011-10-12T22:57:12.064-07:00</updated><title type='text'>Asuransi : beli sebelum dibutuhkan</title><content type='html'>Seberapa sering kita menolak tawaran asuransi? Seberapa sering kita menerima telepon penawaran asuransi dan kita langsung menjawab tidak berminat dan langsung menutup telepon? Pasti sangat sering...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa kita menolak? Bisa jadi karena kita sudah punya asuransi. Bisa jadi karena kita tidak berminat. Bisa jadi karena kita tidak merasa memerlukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang pada saat kita sehat, pada saat segalanya berjalan dengan baik, berjalan sesuai rencana, maka buat apa kita beli asuransi, hanya buang-buang uang untuk sesuatu yg tidak riil, tidak terasa manfaatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi dalam perjalanan hidup kita siapa yang bisa menjamin segalanya akan baik-baik saja?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kita jatuh sakit, terpaksa dirawat di rumah sakit, harus operasi, harus cek laboratorium, harus bayar ini bayar itu, pasti akan sanggat terasa besarnya biaya yang harus dikeluarkan. Pada saat itu kita pasti berpikir akan enak sekali jika ada pihak yang membantu membayar. Dan jika kita coba untuk membeli asuransi, sudah pasti akan ditolak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin kita pernah melihat teman kita mendahului kita menghadap Yang Maha Kuasa, meninggalkan istri yang tidak bekerja dan anak-anak yang masih kecil. Mereka masih butuh biaya sekolah, masih butuh biaya untuk menunjang kehidupan yang tentunya tidak sedikit. Lalu bagaimana mereka bisa melanjutkan kehidupan disaat sang pencari nafkah sudah tiada?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin si istri harus mulai bekerja, yang tentunya tidak mudah dan butuh waktu untuk mencari pekerjaan yang cocok dan layak. Atau menggunakan harta warisan untuk menutup kebutuhan hidup, tentunya dengan merubah pola hidup menjadi lebih hemat agar dapat digunakan utk waktu yang panjang. Padahal sebetulnya asuransi dapat menjaga agar penghasilan keluarga tetap terjaga walaupun pencari nafkah sudah tiada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sebaiknya kita membeli asuransi pada saat kita tidak membutuhkan, karena justru pada saat kita membutuhkan perusahaan asuransi akan menolak kita&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8158690303040488115-5537158526865847296?l=rumah88.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8158690303040488115/posts/default/5537158526865847296'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8158690303040488115/posts/default/5537158526865847296'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah88.blogspot.com/2011/10/asuransi-beli-sebelum-dibutuhkan.html' title='Asuransi : beli sebelum dibutuhkan'/><author><name>Ryad Kusuma</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03288442940468315321</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://bp3.blogger.com/_h9_o-NICGEo/Rcva80_zsdI/AAAAAAAAAAM/Rl6JvGls9cs/s400/uluwatu3a.jpg'/></author></entry></feed>
